cerpen singkat persahabatan
CERPEN SINGKAT
TEMAN
SEBANGKU
Namanya Tama dan Ananda, dua anak yang
kata teman-temannya itu adalah sahabat, memang selalu bersama terus. Bukan cuma
pada saat belajar bersama di dalam kelas, juga dalam hal prestasi (peringkat
kelas), jika Tama peringkat ke 1, maka Ananda di peringkat ke 2.
Ada seorang anak yang mengamati mereka
dan tidak ingin mereka bersama, namanya Yusuf, dia satu kelas dengannya dan
sangat ingin menghancurkan persahabatan mereka.
Berbagai cara selalu dia lakukan untuk
membuat persahabatan mereka hancur, sampai pada ahkirya Yusuf meminta
membuatkan puisi kepada Tama dengan teman kesal, dan dia juga meminta yang sama
kepada Ananda tanpa ada yang tahu satu sama lain.
Sebelum liburan sekolah tiba, Yusuf
memasukkan puisi buatanTama kepada tas Ananda yang sudah ada tanda tangan
pengarangnya, begitu juga sebaliknya Ananda pasti menerima puisi kekesalan dari
Tama
Libur sekolahpun tiba, Ananda yang
sering menyempatkan membaca buku sekolah walau hari libur, menemukan puisi yang
bertema kesal kepada dirinya dari sahabat terbaiknya. Dia sempat kecewa dan
marah, tetapi karena dia tahu bahwa sahabatnya tidak akan berbuat seperti itu,
maka untuk menghindari fitnah, dia langsung melakukan klasifikasi kepada Tama yang
rumahnya berada di Mangkang
“Iya betul aku yang membuatnya, tetapi
bukan untuk kamu, tetapi untuk Yusuf katanya hanya untuk koleksisaja,” jelas Tama di
telepon menjelaskan panjang lebar.
“Jika seperti itu ini ulah Yusuf, karena
aku juga diminta hal yang sama, katanya juga untuk koleksi,” Ananda memberikan
penjelasan hal yang sama.
Ketika masuk sekolah sudah tiba, Ananda
dan Tama memasukkan kedua puisi yang mereka terima ke dalam satu amplop, dengan
dituliskan di bagian luar “best friend forever” Teman sejati tidak akan pernah
putus hanya dengan sebuah puisi, Justru dengan puisi kami akan menjadi sahabat
selamanya.
Karena tidak ingin memperpanjang
masalah, mereka menyimpan amplop itu di atas mejanya Yusuf, kemudian tetap
bersikap biasa saja tanpa berubah baik kepada Yusuf tau teman-teman yang lain.Yusuf yang malu,
akhirnya meminta maaf dan mengaku salah.

Komentar
Posting Komentar